Beranda Tanggamus Tumpukkan Sampah di Pasar Gisting, Timbulkan Aroma Tak Sedap

Tumpukkan Sampah di Pasar Gisting, Timbulkan Aroma Tak Sedap

8
0

Tanggamus, – Tumpukkan sampah di sekitaran areal pasar Gisting dan timbulkan aroma tak sedap menjadi langganan warga pengunjung pasar dan warga pelintas pasar melihat pemandangan tumpukan sampah. Kurangnya perhatian dan terkesan pembiaran dari pihak petugas terkait. Sabtu, 06 Februari 2021.

Untuk diketahui bahwa, keberadaan pasar Gisting kerap disebut sebagai pasar memiliki kedisiplinan masyarakat yang mampu diandalkan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Terkait ini, Camat Gisting, mengaku banyaknya tumpukan sampah di sekitar pasar Gisting karena minimnya petugas kebersihan pasar.

Tumpukan sampah dilingkungan pasar terlihat menggunung terutama di depan Apotik Bintang persis dipinggir Jalan Lintas Barat Kotaagung.

“Sampah tersebut terjadi karena kurangnya petugas kebersihan dan biasanya pada hari Sabtu dan Minggu petugas kebersihan libur,”kata Camat Purwanti saat dihubungi via telephone oleh tim media tergabung AJOI DPC Tanggamus.

“Kami hanya ada petugas kebersihan sembilan orang,dan pada hari sabtu dan minggu mereka libur. Dengan adanya kejadian ini, akan segera saya hubungi petugasnya untuk mengangkut sampah yang ada,”timpal Camat.

Dilain pihak, Kabid Pengelolaan Limbah Dinas Lingkungan Hidup, Rahman mengatakan bahwa, terkait persoalan sampah di Pasar Gisting, pihaknya akan koordinasi dengan pihak Kecamatan. Sepengetahuannya, petugas kebersihan tidak ada liburnya. Selama ini di akui, Kecamatan Gisting memang kekurangan personil petugas kebersihan. Sementara saat ini belum atau tidak diperbolehkan untuk mengangkat tenaga TKS untuk semua jenjang.

Kondisi ini mendapat komentar dari Ketua LSM GMBI Distrik Kabupaten Tanggamus, Amroni ABD.

Menurutnya, sudah menjadi hal yang biasa di wilayah Kabupaten Tanggamus, ketika terjadi protes warga, barulah pihak Pemkab mau bergerak cepat.

“Sudah jadi budaya pihak Pemkab Tanggamus ketika ada protes warga baru akan bergerak cepat. Dari kejadian besar, bencana alam, bahkan soal sampah, ketiga sudah di protes warga, baru akan bergerak. Untuk mengantisipasi dan menanggulangi hal yang berdampak, sangat jauh terpikirkan,”kata Amroni.

Penulis : Tim AJOI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here