Beranda Pesawaran Tanam Pohon Pisang Di Jalan, Bentuk Kekesalan Warga Suka Maju

Tanam Pohon Pisang Di Jalan, Bentuk Kekesalan Warga Suka Maju

44
0

Pesawaran – Masyarakat Dusun Sukamaju, Desa Waylayap, Kabupaten Pesawaran, Minggu (2/2/2020), menanam pohon pisang di jalan yang usak. Adalah merupakan bukti dan wujud dari kekesanya terhadap pemerintah dan dinas yang Terkait sedianya, akses tersebut dibenahi dengan pengaspalan oleh pemerintah, namun sampai saat ini belum direalisasikan. padahal akses jalan tersebut tidak jauh dari pusat pemerintahan kabupaten pesawaran
yang seharusnya,jalan tersebut sudah
Dilakukan rehab atau perbaikan kembali

Salah satu warga lsuka maju dan warga warga yang lain mengungkapkan, aksi penanam pohon pisang dijalan tersebut merupakan bentuk protes sekaligus luapan kekesalan atas kurang perhatian pemerintah dan lembaga DPRD. Kabupaten pesawaran
Minggu (02/02/2020)

“Sangat miris melihat kondisi jalan alternatif penghubung Kabupaten Pesawaran dengan Kabupaten Pringsewu ini. Kami merasa kecewa atas tidak adanya perhatian pemerintah dan DPRD. Padahal ruas jalan ini, letaknya diantara komplek Pemkab Pesawaran dan gedung DPRD,” ujar Apud saat ditemui disela-sela kesibukan menanam pohon pisang di jalan rusak, Minggu (2/2/2020).

Senada disampaikan warga lainnya, Wawan. Menurutnya, langkah masyarakat itu terdorong oleh rasa keprihatinan melihat kondisi jalan rusak parah. “Banyak lobang menganga dimana-mana. Padahal jalan ini bukan hanya dilewati masyarakat, tapi termasuk akses penting juga buat para pegawai pemerintahan,” dan jalan ini
Adalah merupakan jalan alternatif warga pesawran yang mau ke kabupaten
Pringsewu ,tapi justru kondisinya,justru sangatlah memprihatinkan bagi pengendara kendaraan yang lewat
Tukasnya

Wawan menegaskan, masyarakat berhak mendapatkan fasilitas jalan yang layak. Karena itu, warga berharap pemerintah secepatnya ,tanggab dengan kondisi jalan ,yang memang seharusnya mendapatkan perawatan seperti jalan tersebut dan secepatnya memperbaiki ruas jalan rusak tersebut.

“Khususnya para anggota dewan yang duduk di kursi DPRD. Jangan tutup mata melihat kondisi jalan warga rusak parah. Bersuara yang lantang, perjuangkan hak rakyat. Jangan hanya vokal ketika enggak kebagian jatah,” tutupnya.

Penulis Tejo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here