Beranda Way Kanan Tahun 2020 Ini, Untuk 6 Kampung Dengan Status Sangat Tertinggal

Tahun 2020 Ini, Untuk 6 Kampung Dengan Status Sangat Tertinggal

20
0

Way Kanan – Di tahun 2020 ini, untuk 6 kampung dengan status sangat tertinggal, harus segera terselesaikan, dengan predikat menjadi kampung maju dan sejahtera, serta mampu berdaya saing di 2021 mendatang.

Demikian ditegaskan oleh Sekdakab Way Kanan Saipul, S.Sos, dalam arahannya saat membuka rapat koordinasi pelaksanaan rapat Musrenbang tingkat kecamatan, yang dilaksanakan di Aula Bappeda setempat, Rabu (12/2).

Menurut Saipul, dengan adanya kerja sama dan koordinasi antar lintas sektoral, permasalahan ini dapat segera di atasi, dan berdampak membawa perubahan terhadap kampung tersebut, karena ada beberapa kategori penilaian yang tidak dimiliki oleh kampung tersebut, “seluruh SkPD yang ada, hendaknya mampu untuk bersinergi dan saling berkoordinasi dalam mengatasi permasalahan ini, sehingga di tahun ini, seluruh kampung yang ada dapat maju dan berdaya saing,” kata Saipul.

Untuk diketahui, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) meluncurkan Indeks Desa Membangun (IDM) yang bisa dijadikan rujukan untuk pengentasan jumlah desa tertinggal dan meningkatkan jumlah desa mandiri di Indonesia. Penentuan IDM dengan meletakkan prakarsa dan kuatnya kapasitas masyarakat sebagai basis utama proses kemajuan dan pemberdayaan desa. IDM menggunaan pendekatan yang bertumpu pada kekuatan sosial, ekonomi dan ekologi tanpa melupakan kekuatan politik, budaya, sejarah, dan kearifan lokal.
Berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM) yang ada di tahun 2019, Way Kanan memiliki klasifikasi status desa sebagai berikut, untuk status desa sangat tertinggal, sebanyak 6 desa/kampung, desa tertinggal sebanyak 78 desa atau 35 persen, desa dengan status berkembang, sebanyak 134 desa/ kampung, atau 66 persen, dan desa maju sebanyak 3 desa/ kampung, atau 14 persen, sedang desa mandiri, belum dimiliki.

Sementara dari keterangan Sekretaris BAPPEDA Harmadi, di ruang kerjanya mengatakan untuk kategori sangat tertinggal, yang disebut Desa Pratama adalah desa yang IDM nya rendah, dengan cakupan, indeks ketahanan sosial (IKS), indeks ketahanan ekonomi (IKE), dan Indeks ketahanan ekologi/ lingkungan (IKL). Desa sangat tertinggal atau Desa Pratama adalah desa yang memiliki indeks desa membangun kurang dan lebih kecil dari 0,4907.

Harmadi juga mencontohkan, untuk desa/ kampung Negeri Batin, saat ini dengan status desa sangat tertinggal, tetapi IDM nya hampir masuk dalam kategori tertinggal, IDM Kampung Negeri Batin, Sebesar 0, 4616, sementara untuk kategori tertinggal IDM nya hanya 0, 4907.

“Disini peran seluruh elemen yang ada, baik desa, masyarakat, dinas instansi dan Pemkab, bersinergi untuk mengentaskan Kampung Negeri Batin ditingkatkan menjadi tertinggal, atau menuju kampung maju,”ujar Harmadi.

Penulis : Ynd/1/Rls

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here