Beranda Lampung Tengah Rumah Penerima PKH Ditandai Stiker

Rumah Penerima PKH Ditandai Stiker

36
0

Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten Lampung tengah melalui Dinas Sosial Kabupaten Lampung tengah bersama Camat Dan Kepada Kampung Negeri Katon memasang stiker ‘Keluarga Tidak Mampu’ secara simbolis di rumah warga penerima bantuan sosial (bansos) program keluarga harapan (PKH) dan Sembako di Kecamatan Selagai lingga, tepatnya di Kampung Negeri Katon, Senin 16/3/2020.

Turut hadir dalam pemasangan stiker tersebut Banbinsa, Babinkamtibmas, Pamong Kampung, pendamping PKH dan TKSK Kecamatan Selagai Lingga.

Pemasangan stiker di rumah-rumah warga penerima PKH Dan Sembako ini merupkan tahap pertama yang dilakukan di wilayah Kecamatan Selagai Lingga, Total ada 14 Kampung yang akan dipasang stiker di rumah penerima PKH dan Sembako.

Wagiyo camat Selagai Lingga melalui Kasi Kesra, mengucapkan terimakasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Lampung tengah yang telah membantu Pemerintah Kecamatan Selagai lingga dalam menjalankan program PKH dan Sembako dalam pengurangan tingkat kemiskinan dengan adanya penempelan stiker ini.

“Kami berharap, program ini terus berjalan, harapannya agar Kecamatan Selagai Lingga bisa terlepas dari kemiskinan, dan tetap terjalin komunikasi, koordinasi yang baik antara tingkat bawah dalam hal ini PKH, Dinas Sosial Kabupaten Lampung tengah.

Korcam PKH Fauzan mengatakan dengan adanya pemasangan stiker ini akan adanya keterbukaan data penerima PKH serta dapat saling monitoring jika ada penerima PKH yang tidak tepat sasaran, sehingga bagi keluarga penerima manfaat (KPM) PKH yang mampu dapat secara sadar mengundurkan diri dari kepesertaan (graduasi).

“Tujuan kami melakukan pemasangan stiker ini adalah untuk menyasar seperti yang selama ini disampaikan masyarakat bahwa ada penerima bantuan sosial PKH yang tidak tepat sasaran,”

Hasanuddin Kepada Kampung Negeri Katon menambahkan dengan ditempelkan stiker ini di tiap-tiap rumah keluarga penerima manfaat PKH guna memberikan efek malu bagi mereka yang memang bukan dari keluarga yang tidak mampu sehingga mau keluar. Selain itu, setiap orang dengan terbuka dapat melihat siapa saja sebenarnya penerima manfaat dari PKH setelah adanya stiker di masing-masing rumah penerima, sehingga siapapun bole komplain dan melaporkan jika ada penerima manfaat PKH ini yang memang tidak tepat sasaran kepada pendamping PKH dan dinas sosial kabupaten/kota setempat.

Karena, kata Hasanuddin, dengan keluarnya keluarga mampu dari kepesertaan penerima manfaat PKH secara langsung mereka keluar dari basis data terpadu (BDT) yang merupakan data kemiskinan di Kampung Negeri Katon, sehingga angka kemiskinan di Kampung Negeri Katon dapat di tekan.

“Untuk itu tolong bantu kami untuk sama-sama memonitoring kalau ada penerima PKH yang memang betul dapat dikeluarkan tolong laporkan ke pendamping dan dinas sosial kabupaten/kota agar dapat memberikan peluang yang benar-benar membutuhkan dapat menerima bantuan juga,” Tutup Hasanuddin.

 

Penulis : Kcg/1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here