Beranda DAERAH Polhut Resot 5 Way Napal Melakukan Oprasi Penertiban Penambang Emas Ilegal

Polhut Resot 5 Way Napal Melakukan Oprasi Penertiban Penambang Emas Ilegal

14
0

Tanggamus – Dalam kegiatan pengamanan Hutan Register 25 wilayah kelumbayan,Polhut Resot 5 Way Napal Kecamatan Kelumbayan melakukan oprasi penertiban penambang emas ilegal yang berada di lokasi pasir picung Pekon Sudoarjo Kecamatan Kelumbayan Barat.Kamis 11 Februari 2021.

Hasil dari kegiatan tersebut diamankan 5 orang yang kedapatan sedang membawa hasil dari galian penambangan emas ilegal,yakni Ahmad (30) warga Bunut Kabupaten Pesawaran,Endang (36) warga Picung Kelumbayan Tanggamus,Ihsan (40) warga Bunut Pesawaran,Subil,warga bunut Pesawaran dan Rori warga Bunut Pesawaran.

Dalam oprasi tersebut di pimpin langsung oleh Rohim,selaku Kepala Pos Resort V Way Napal,Suhairi,Kepala Regu didampingi oleh 3 anggota yakni,Jon Herwan Syah,Bunyamin,Tarmizi dan Ali Syahruddin Ketua Gapoktan Kelumbayan Maju.

Barang bukti yang di amankan dalam kegiatan pemantauan keamanan hutan wilayah Register 25 tersebut,berupa 5 karung yang berisi tanah hasil galian penambangan emas di lokasi tersebut.

Adapaun ke 5 penambang emas tersebut dan juga BB (Barang Bukti) langsung di bawa ke pos pantau yang berada di dusun Purwosari Pekon Sidoarjo,untuk di lakukan introgasi,

Rohim ,Kepala Resort wilayah V Way Napal menjelaskan kepada awak media,bahwa semua barang bukti dibawa ke pos pantau dan selanjutnya akan di angkut ke Kantor KPH yang berlokasi di Pematang Teba Gisting untuk di tindak lanjuti.

“Hari ini tim dari Resort V Way Napal telah berhasil mengamankan 5 orang yang di dapati sedang melakukan pengankutan hasil dari galian tambang emas ilegal yang berada di wilayah Register 25.Ke lima orang tersebut sudah kita aman kan di pos pantau untuk dilakukan introgasi,”katanya.

lanjutnya , adapaun barang bukti yang kita amankan adalah 5 karung yang berisi hasil dari galian di tambang tersebut.
“Nantinya semua barang bukti ini akan kita bawa ke kantor KPH pematang Teba Gisting,”tutupnya.

Dan menurut info dari masyarakat setempat bahwa,penambnag emas yang ada di lokasi Picung tersebut sudah berlangsung lama,bahkan sudah sering di lakukan penindakan,namun sampai sekarang masih tetap beroprasi.Menurut warga,bahwa tambang ilegal tersebut ada beking beking yang menjamin untuk tetap beroprasi.Seperti yang pernah diungkapkan salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.

“Tambang itu sudah lama kok beroprasinya,tapi toh aman aman saja, mungkin karena ada oknum oknum yang membeking kegiatan tersebut.Bahkan sudah ada beberapa korban yang meninggal di lokasi tambang tersebut,tapi sepertinya tetap berjalan,”pungkasnya.

Warga Sidoarjo khususunya dan warga Kecamatan Kelumbayan Barat juga Kelumbayan Induk berharap,agar supaya pemerintah provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus lebih tegas menindaklanjuti permasalahan tambang Ilegal tersebut,karena sudah sekian lama beroprasi bahkan sudah memakan korban jiwa,namun tetap beroprasi dan aman aman saja.

 

 

Penulis : Red/Bw

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here