Beranda Bandar Lampung Pembangunan Apartemen Lampung City Menuai Protes Warga

Pembangunan Apartemen Lampung City Menuai Protes Warga

71
0

Bandar Lampung, M9G – Pelakasanaan pembangunan Apartemen Lampung City (ALC) yang berlokasikan di Kelurahan Bumi Waras ,Kampung Kunyit ,Teluk Betung Selatan ,Bandar Lampung menuai polemik dikalangan masyarakat setempat.Pasalnya masyarakat sekitar merasa dirugikan akibat danpak kesehatan.

“Gara-gara debu proyek itu kami sekeluarga batuk pilek udah itu berisik dengan para kerja proyek disitu karena sampai malam, udah gitu kita gak dapet apa-apa hanya dapat penyakit saja dari proyek pembangunan apartemen tersebut” ujar Hodizah salah satu Warga setempat.(24/2)

Ia menambahkan, tidak ada kompensasi kepada masyarakat sekitar.

“Sama sekali selama gedung itu (Apartemen Lampung City,red) dibuat hanya dapat kompensasi saat pembangunan Rumah Sakit saja, itupun hanya beras 2,5Kg, minyak sayur dan Gula 1Kg,”jelasnya.

Menindaklanjuti hal ini,Team Media Sembilan Group mengkonfirmasi kepada pihak Apartemen Lampung City ,Staf Menejamen ALC Noval terkesan enggan memberikan komentar. (25/02)

“Mlihat bahwa yang lebih berhak adalah kontraktor, karena itu kan ranah kontraktor sih jadi pas, temui saja disana yang bernama Riki karena sudah dikoordinasi” ujar Noval Staff Manajemen saat di wawancarai melalui via Telephone Whatsaap.

Kendati demikian Pihak kontraktor ALC tidak dapat ditemui,melainkan Safety Ovicer.

“Kita akan Kordinasi lagi dengan likungan hidup kalau memang benar kotor dan berdebu akan kita bersihkan,” ucap Binsa.

Lebih lanjut ia menjelaaskan,jarak pembangunan ALC terhadap Rumah warga diperkirakan 15 Meter.

“Untuk Jarak dari gedung kerumah warga sekira 10-15 meter,”paparnya.

Disinggung terkait Konpensasi terhadap warga terdampak pembangunan ALC,Binsa menuturkan segera akan di Evaluasi.

“Untuk kompensasi masyrakat atas jaminan kesehatan akan dibahas dan dirapatkan lagi,Kami (ALC,red) sering sosialisasi mengunjungi masyrakat di lingkungan 3, akan tetapi masyrakat menyangkal tidak ada kunjungan apapun dari pihak pengembang Karena kampung tersebut memilik 3 lingkungan, lingkungan 1,2 dan 3, akan tetapi pihak pengembang hanya ke lingkungan tiga saja,”tandasnya.

 

Penulis : Eli/M9G

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here