Beranda Tulang Bawang Barat Lakukan Pemukulan Oknum Penagih Koperasi Berurusan dengan Hukum.

Lakukan Pemukulan Oknum Penagih Koperasi Berurusan dengan Hukum.

90
0
Foto: ilustrasi
Foto: ilustrasi

Panaragan – Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Penagih Koperasi Keliling Yang Menimpa Salah Seorang Anak dari IRT MAR Warga Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tubaba. LPA,Besok dijadwalkan Pemeriksaan di Mapolres Setempat.

Diduga menjadi korban tindak kekerasan berupa tamparan oleh oknum rentenir yang di duga berkedok Koperasi Simpan Pinjam (KSP) pada Jum’at (13/3/2020) sekira pukul 10.30 WIB dikediamannya beberapa waktu yang lalu.mendapat perhatian khusus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tubaba.

” Besok dijadwalkan pemeriksaan oleh Polres Tubaba kepada terduga tindak kekerasan kepada anak dibawah umur itu, saya saat ini sedang berkoordinasi di Polres Tubaba,” kata Ari Tantaka, SH sekretaris LPA Tubaba mewakili ketua Edi Anwar, Selasa (17/3/2020) melalui sambungan selulernya.

Lanjut Ari,saat ini korban mengalami trauma dan berdasarkan hasil Visum at Repertum sementara terdapat luka bengkak pada muka bagian sebelah kanan,sehingga,korban sangat membutuhkan pendampingan dari LPA Tubaba.

Sebelumnya pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke mapolres setempat. berdasarkan laporan polisi nomor: LP/B-33/IV/2020/POLDA LAMPUNG/RES TUBA bahwa, terduga WN oknum Pol PP Tubaba
diduga telah melakukan tindak kekerasan terhadap anak dibawah umur.

Kepada awak media korban MAR menceritakan bahwa,kejadian tersebut bermula pada saat terlapor hendak mencari mar selaku ibu korban karena menagih hutang piutang uang berbunga di kediamannya. ternyata mar tidak dapat di jumpai pelaku yang ada hanya anaknya yang berusia 12 tahun saja yang berada dirumah.

Lalu terlapor menyuruh korban untuk mencari mar ibunya terasebut, setelah dicari oleh korban ternyata tidak ketemu,lalu dia kembali dan menyampaikan hal itu kepada pelaku.
” Bang ibu enggak ketemu,” kata Muhamad Ali Ridho kepada terduga pelaku.

Namun dijawab pelaku. ” Mencari berjam-jam enggak ketemu, “kata korban meniru ucapan pelaku. Merasa tidak puas dengan ucapan korban lalu pelaku kembali meminta korban untuk mencari kembali sang ibu yang di maksud pelaku.

” Pipi sebelah kanan Saya langsung di tampar abang itu, terus dia minta saya untuk mencari ibu lagi. Setelah saya cari enggak ketemu lagi saya pulang kerumah abang itu udah enggak ada lagi dirumah,”cerita korban, usai melaporkan kejadiian yang ia alami ke mapolres setempat jumat (13/3) lalu.

Selaku sekretaris LPA Tubaba Ari Tantaka menyayangkan tindakan pelaku tersebut,saat ini pihak keluarga korban sudah meminta bantuan kepada pihak LPA oleh karenanya kami lakukan pendampingan hukum hingga persoalan ini benar – benar tuntas.

” Tidak semestinya karena urusan hutang piutang sampai melakukan tindakan seperti itu,terlebih lagi terhadap anak – anak yang sudah tentu tidak mengerti apa – apa soal urusan orang tuanya.tutupnya

 

Penulis : Zul/1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here