Beranda Lampung Tengah Hasbullah: Sekinci-kinci Asli Pencak Silat Lampung

Hasbullah: Sekinci-kinci Asli Pencak Silat Lampung

221
0

Lampung Tengah – Perguruan pincak silat sekinci kinci melakuan ritual khusus Naik Tingkat (nyebut). yang di laksanakan di Pedepokan sekaligus rumah kediaman guru besar pincak silat sekinci kinci yang berada di Desa Sakal kabupaten Lampung Utara. (20/3)

Kegiatan yang digelar merupakan kegiatan rutin dilakukan setiap kenaikan dan pengikatan murid baru maupun kelulusan. Dijelaskan guru Besar pencak silat Sekici-Kinci Hasbullah, pincak silat asli Lampung sekinci kinci ada sejak tahun 1987, dimana dirinya pada saat itu melakukan pertapaan di atas Gunung Pesagi yang berada di kabupaten Lampung Barat.

Saat itu dirinya bertapa di sana dan di antara langsung olen sang juru kunci pada saat itu. Seusai melakukan pertapaan di gunung Pesagi, dirinya kembali ke kampung halaman dan langsung membuka perguruan pencak silat yang diberi amanah sekinci-kinci.

Saat itu dirinya melatih hanya satu dua orang saja, sekarang murid yang ia latih sudah ada sekitar 4000 orang yang tersebar di Lima kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung.

Saya melatih silat tradisional khas Lampung sejak tahun 1987 hingga sekarang murid yang kami latih di perguruan pencak silat Sekinci-kinci sudah ada 4000 orang di Lima kabupaten/kota.

Pencak silat Sekinci-kinci ini murni saya ciptakan sendiri, dan saya kembangkan hingga sekarang, namun selama Sekinci-kinci ada belum ada perhatian khusus dari pemerintah daerah baik dari Provinsi maupun kabupaten. Pernah kami mendapat bantuan pada saat itu masih di jaman Bupati Lampung Tengah masa Mustafa, pada saat itu kami mendapatkan bantuan berupa baju seragam sebanyak 400 buah.

Tujuan saya mendirikan pencak silat Sekinci-kinci ini hanya untuk melestarikan seni budaya khas Lampung, yaitu pencak silat. Pencak silat Sekinci-kinci ini sudah berbadaj hukum sejak tahun 2014 yang lalu, dan kamu sudah mempunyai Pengurus Daerah (PD) sebanyak Lima kabupaten/kota, yaitu, Lampung Tengah, Lampung Utara, Tanggamus, Tulang Bawang, dan Bandar Lampung.”Jelas Hasbullah saat ditemui di rumahnya.

Saya Berharap kepada pemerintah daerah Provinsi maupun kabupaten/kota, agar dapat memperhatikan seni budaya yang ada khususnya seni budaya pencak silat. Pencak silat ini adalah salah satu warisan yang ditinggal oleh orang tua terdahulu dan di wariskan kepada kita, maka sekali lagi saya berharap agar seni beladiri pencak silat dapat kita jaga Bersama. “Tutup Hasbullah.

Penulis : Kcg/1/M9G

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here