Beranda Tulang Bawang Barat DPRD Tubaba Minta Pemerintah Daerah Dirikan Posko Covid 19 di Setiap Perbatasan

DPRD Tubaba Minta Pemerintah Daerah Dirikan Posko Covid 19 di Setiap Perbatasan

20
0

Panaragan – Dalam upaya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran Covid 19 ( Corona ) Ketua DPRD Tulangbawang Barat Ponco Nugroho angkat bicara. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mendesak Pemerintah Kabupaten Untuk Dapat segera mendirikan posko pencegahan Covid-19 di jalan utama dari perbatasan antara Kabupaten Tubaba dengan Kabupaten lainya.

Hal tersebut perlu dilakukan kata dia, sebagai upaya pencegahan dini agar tidak menyebarnya virus korona yang dibawa oleh para pendatang dari luar daerah, terutama para pendatang dari zona merah Covid-19.

“Sekarang ini jumlah pendatang atau pemudik setiap hari semakin bertambah. Angkanya sudah mau mencapai empat ribu orang. Contohnya saja, kompoi pemudik pakai motor banyak melintas di jalan utama pasar Mulyoasri setiap harinya mereka melengang masuk tanpa pemeriksaan,”ujar ketua DPC PDIP Tubaba itu.

Mendirikan Pos covid-19, selain menjadi pos pemeriksaan corona juga bagi pendatang dapat dijadikan pos keamanan dan pemantauan pemudik.

” Petugas yang berjaga di pos ini tentunya petugas gabungan dari dinas kesehatan, dishub, Pol.PP, PMI dan anggota Kepolisian serta TNI,”ujarnya

Harapannya, sebelum pemudik masuk wilayah Tubaba terutama masuk tiyuh/ desa dan rumahnya sudah dilakukan pencegahan dini dengan dilakukan pengecekan suhu tubuh dan sekaligus mendata riwayat perjalanannya.

” Sekarang di tiyuh-tiyuh sudah ada pos pencegahan covid, tapi pos perbatasan menjadi pos utama pintu masuk kabupaten setiap pendatang wajib diperiksa dan didata, sebelum mereka masuk kampung dan bertemu keluarga,” ungkap ponco

Dewan mengusulkan, pos pemantauan covid-19 di perbatasan tersebut dapat didirikan di pintu masuk dari gunungbatin di Mulyasari, pintu masuk dari lampung utara di Dayasakti dan pintu masuk perbatasan Tuba dan Tubaba setelah pintu tol penumangan. Tiga pos tersebut untuk wilayah ibukota kabupaten.

Hal senada di katakan wakil ketua DPRD setempat, Joko.Kuncoro, tererkait dengan anggaran pendirian pos tersebut kata dia, DPRD mendukung penuh langkah-langkah pemkab dalam melakukan pencegahan penyebaran virus korona. “Kalau untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat kami didewan 100 persen mendukung langkah-langkah pemkab khususnya fraksi-Nasdem,”kata Joko

Dia mengaku berdasarkan data tim gugus tugas Covid-19 Tubaba jumlah pemudik saat ini sudah mencapai 3.971 orang. Data ini didapat dari pendataan ditingkat tiyuh. Bahkan, saat ini ditubaba sudah ada satu warga yang dinyatakan pasien dalam pemantuan (PDP) dan dirawat di RSUD Tubaba.

” Gerakan pencegahan ditingkah bawah sudah berjalan baik. Mari bergandengan tangan agar langkah kita lebih sempurna lagi. Sebab, pencegahan virus ini bukan hanya tugas pemerintah tapi menjadi tugas kita bersama, masyarat harus patuh dengan seluruh imbauan pemerintah,”ujarnya.

 

Penulis : Zul/1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here