Beranda Pesawaran DPRD Pesawaran minta Dinas Kesehatan Lebih Serius Tangani ODP

DPRD Pesawaran minta Dinas Kesehatan Lebih Serius Tangani ODP

9
0

Pesawaran – Menyikapi banyaknya masyarakat yang pulang dari perantauan khususnya Pulau Jawa, ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, M. Nasir meminta kepada Dinas Kesehatan pesawaran untuk dapat lebih serius lagi dalam melakukan penanganan serta pendataan untuk jumlah orang yang datang dan berstatus ODP yang ada di pesawsran Tidak hanya diam menunggu data dari bawah, apa bila perlu jemput bola ke rumah warga yang diketahui baru pulang dari perantauan,sehingga orang yang datang dari perantauan benar benar bisa

terpantau keberadaanya

“Sebenarnya gugus desa yang ada sudah cukup baik, artinya semua orang yang akan pulang kampung sudah terpantau bahkan kedatangan nya pihak keluarga nya sudah melapor sebelumnya jadi terkoordinasi, bahkan belum sampai ke kampung halaman mereka sudah lapor,” kata M Nasir, selaku ketua DPRD kabupaten pesawaran, Sabtu (4/04/2020)

Dilanjutkannya, hal ini tinggal bagaimana Dinas Kesehatan untuk
mengambil tindakan serta menyikapi
Permasalahan yang ada saat ini

“Harapan saya seluruh Puskesmas, baik itu Puskesmas pembantu maupun Puskesdes itu disediakan, periksa dulu sebelum mereka sampai di rumah, setelah itu isolasi diri selama 14 hari, setiap hari dicek melalui telepon bagaimana kondisinya bila perlu
dari dinas kesehatan atau tenaga medis bisa turun langsung ke rumah rumah warga yang baru pulang ” Ucapnya.

Diutarakan M Nasir, untuk menyikapi hal ini yang harus disiapkan oleh Dinas Kesehatan adalah fasilitas yang memadai dan lengkap, bukan hanya sebatas himbauan saja ” jelasnya

“Nah, ini yang harus disiapkan oleh Dinas Kesehatan secara menyeluruh, jadi bukan hanya Puskesmas Rawat Inap tapi juga Puksesmas dan Puskesdes. Jadi semua desa terpantau dengan baik. Jangan sampai terjadi seperti yang di Desa Sinar Bandung, menurut laporan dari kepala desanya itu sudah ada 50 orang lebih masyarakat kita yang pulang dari Pulau Jawa dari perantauan dan itu mereka sudah lapor ke Puskesdes, namun datanya belum sampai ke Kabupaten, nah ini yang mesti dipertanyakan” tutup M Nasir

 

Penulis : Tejo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here