Beranda Lampung Utara Diduga Adanya Tower Ditengah Pemukiman, Petir Rusak Rumah dan Perabotan Elektronik Warga

Diduga Adanya Tower Ditengah Pemukiman, Petir Rusak Rumah dan Perabotan Elektronik Warga

10
0

Lampung Utara – Rumah Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kabupaten Lampung Utara yang berada di Dusun Dorowati, Desa Penagan Ratu, Kecamatan Abung Timur tadi malam tersambar petir.

Menurut korban, Dedi Adrianto akibat musibah itu terjadi saat hujan lebat yang disertai angin yang terjadi, Rabu (8/4) malam. Ketika itu tiba- tiba terdengar suara menggelegar yang disertai petir dari atap rumahnya di lantai atas.

“Beruntung, saat kejadaian kami berada di lantai bawah. Sehingga, Alhamdulillah tidak ada korban. Atap rumah jebol akibat setangan dahsyat petir tersebut,” kata Dedi Adrianto yang diketahui mantan anggota DPRD Lampung Utara tersebut.

Ketua Partai PKPI itu juga menyatakan, akibat petir itu tidak hanya menyambar atas bagian rumahnya saja. Namun, sejumlah material dan perabotan elektronik milik warga sekitar juga ikut rusak akibat dampak dari menggelegarnya petir atau geledek tersebut. Saat ini dia bersama warga tengah mendata perabotan milik warga daarah itu yang rusak akibat musibah tersebut.

“Dampak serangan petir selain rumah, barang elektronik seperti kulkas, televisi, ac, lampu-lampu dan perabotan elektronik lainnya rusak. Kami masih mendata rumah dan barang apa saja yang rusak akibat petir itu,” ujarnya.

Menurutnya kejadian itu terjadi dan mengakibatkan rumah dan barang elektronik milik warga yang rusak itu diduga akibat adanya tower yang berada di tengah pemukiman penduduk setempat.

“Diduga ground penangkal petir di tower Dusun Dorowati kurang dalam, sehingga mengakibatkan rumah warga dan barang barang elektronik yang ada di sekitar tower tersambar petir. Kami meyakini kejadian ini akibat adanya tower itu,” kata Dedi.

Atas kejadian itu setelah mendata dan membuat laporan terkait musibah itu. Diringa bersama warga akan meminta agar perusahaan pengelola tower bisa bertanggung jawab terhadap kerugian materi yang ditimbulkan oleh sambaran petir tersebut dan memperbaiki sistem pengamanan penangkal petir yang telah terpasang. Hal itu dengan harapan tidak terulang kembali kejadian serupa.

Dedi Adrianto menuturkan, atas musibah itu apabila pihak perusahaan tidak menindak lanjuti kejadian itu dan tidak memberikan solusi kepada warga, maka warga sekitar akan menandatangani kesepakatan bersama agar pemerintah daerah mengevaluasi izin berdirinya tower tersebut.

“Atau mencabut izin operasional tower, karena kesalamatan warga lebih utama dari pada manfaat yang diberikan oleh adanya tower itu,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here