Beranda Lampung Tengah Camat Selagai lingga Bentuk Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona

Camat Selagai lingga Bentuk Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona

62
0

Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten Lampung tengah, Melalui Camat Selagai Lingga membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Yang bertujuan menanggulangi penyebaran virus Corona di wilayah kecamatan selagai lingga kabupaten Lampung tengah, upaya ini sekaligus menindaklanjuti Keputusan Presiden No 7 Tahun 2020

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Kampung sekecamatan selagai lingga, Ka.UPT Puskesmas,Dinas pendidikan, Dinas Pertanian,Kapolsek, Danramil dan Rekan-rekan Pers.

Camat Selagai Lingga Wagiyo menyatakan dengan dibentuknya satuan tugas khusus yang menangani penyakit tersebut maka akan bisa didapat langkah-langkah taktis penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona.

Wagiyo juga mengajak semua pihak untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. “Sikapi virus ini dengan bijak, tetap waspada, tidak berlebihan, dan tidak menyebarkan berita hoaks terkait Covid-19,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2020.

Ikhlas Kepala UPT Puskesmas Selagai Lingga menambahkan Kenali gejala awal bila ada warga yang terinfeksi Virus Corona, Demam, Filek, Batuk dan sesak nafas ini gejala awal segera memeriksakan kesehatan ke rumah sakit terdekat.

” Demam, Filek, Batuk, Sesak napas adalah salah satu jegala awal terinfeksi virus Corona segera lakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit terdekat, Ucap Ikhlas.

Upaya pencegahan harus dilakukan dengan cara GERMAS Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan PHBS Perilaku Hidup Sehat Dan Bersih, Cuci tangan dengan sabun hindari bersentuhan langsung Kurangin berkumpul dipusat keramaian, Ikhlas Menambahkan.

Sementara untuk mencegah penularan meluas, pemerintah melakukan berbagai upaya. Di antaranya dengan meliburkan seluruh sekolah mulai PAUD hingga tingkat SMA sederajat per Senin, 16-29 Maret 2020.

Kebijakan tersebut diambil usai Bupati Lampung tengah Loekman menggelar rapatdinasi bersama para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, pimpinan BUMD dan kepala sekolah, Juga mengacu Surat Edaran Gubernur No 420/0005956 tanggal 15 Maret 2020.

“Proses belajar mengajar diselenggarakan dengan model jarak jauh melalui sistem online atau daring. Sedangkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tetap masuk untuk menyusun sistem belajar mengajar secara online atau daring,” ujarnya.

Meski sekolah diliburkan, kata Wagiyo, para guru dan aparatur sipil negara (ASN) tetap berangkat dan bertugas seperti biasa. Hanya saja untuk presensi tidak menggunakan finger print mulai 16-23 Maret 2020.

“Pelaksanaan upacara dan apel pagi juga untuk sementara tidak dilaksanakan. Saya minta kepala OPD bertanggungjawab untuk menjaga kedisiplinan dan ketertiban dalam pelaksanaannya,” tutur Wagiyo.

Selain itu, kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa seperti rapat, sosialisasi, musyawarah, dihentikan sementara atau ditunda. Masyarakat dan ASN diimbau untuk menghindari kerumunan massa dan tidak bepergian ke luar daerah.Tutup Wagiyo.

 

Penulis : Kcg/1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here