Beranda Tulang Bawang Barat Banyak Warga Miskin Tidak Tersentuh BLT Tiyuh Panaragan,Warga Justru Aparatur Yang Diutamakan

Banyak Warga Miskin Tidak Tersentuh BLT Tiyuh Panaragan,Warga Justru Aparatur Yang Diutamakan

306
0

Panaragan – Pemberian Bantuan Langsung Tunai Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tubaba Lampung di Nilai Tidak Tepat Sasaran.” Bagaimana Tidak Banyak Warga Miskin di Tiyuh Tersebut Yang Tidak Tersentuh Oleh BLT Yang Diambil Dari Dana Desa ( DD ) Tersebut.

Hal itu diungkapkan salah satu warga dusun brebes Usman pada Jumat.15/05/2020 Pukul 09:00 Wib.Selaku warga dusun brebes Rt/rw 002/007 tiyuh panaragan kecamatan tulangbawang tengah kabupaten tulang bawang barat, dirinya kecewa atas tindakan tebang pilih yang dilakukan aparat desa/tiyuh setempat.

Kekecewaan itu diluapkanya atas dasar pembagian BLT yang di laksanakan pada jum’at siang di nilai banyak yang tidak tepat sasaran,bagaimana tidak pemberian bantuan yang di peruntukan bagi warga yang terdampak virus covid 19 ini justru di jadikan ajang meraup keuntungan bagi aparat tiyuh itu sendiri,”

” saya melihat banyak warga yang seharusnya mendapatkan bantuan lansung tunai tersebut justru malah terlewati,dan anehnya lagi jajaran aparat tiyuh malah dapat bantuan tersebut sedangkan hidup mereka berkecukupan,” ujar usman

hal yang sama juga di ungkapkan oleh andi salah seorang tokoh pemuda tiyuh panaragan dirinya sangat menyayangkan sikap para aparat tiyuh tersebut. Yang dinilai tidak adil dalam memberikan bantuan langsung tunai dari dana desa berupa uang sebesar 600 ribu rupiah.

” Ini merupakan kondisi yang sangat miris sekali bagaimana tidak di tengah – tengah kondisi sulit yang di alami warga miskin yang juga mengalami dampak covid 19 justru di manfaatkan oknum-oknum aparat tiyuh/desa untuk mencari keuntungan secara pribadi,” ungkapnya

Masih andi sama – sama kita ketahui Di tengah-tengah pademi covid-19 pemerintah pusat dan daerah berupaya semaksimal mungkin untuk meringankan beban masyarakat kecil,tetapi sangat di sayangkan justru aparat tiyuh/desa malah berlaku tebang pilih seolah tidak menghiraukan apa yang menjadi perintah dari Presiden R I.

” Kami masyarakat mendegar dengan jelas bahwa BLT di potong 25 persen hingga 30 persen dari Dana Desa (DD), untuk di berikan kepada masyarakat yang terdampak virus corona ( covid 19 ) tetapi sangat disayangkan justru yang menikmati bantuan tersebut bukan warga yang seharusnya atau banyak yang tidak tepat sasaran.” Katanya

Andi menambahkan bahwa dirinya tidak mendapatkan bantuan tersebut dan juga tidak menginginkan BLT tetapi banyak warga tiyuh panaragan yang kehidupanya sangat miskin terlebih setelah terkena dampak penyebaran virus covid 19 yang sangat membutuhkan bantuan tersebut malah justru tidak mendapatkan.

” Kami berharap kepada pemerintah daerah untuk dapat mengevaluasi kinerja dari pada aparat tiyuh panaragan tersebut atau kepada aparat penegak hukum agar bisa memantau dan mengecek pembagian kepada siapa di bagikan bantuan langsung tunai itu,”harapnya

 

Penulis : Zul/1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here