Beranda Lampung Utara Awas DBD, Satu warga Lampung Utara Meningal Dunia

Awas DBD, Satu warga Lampung Utara Meningal Dunia

15
0

Lampung Utara – Serangan wabah nyamuk Aedes Aegypti di awal tahun 2020 telah mengakibatkan seorang warga Lampung Utara meninggal dunia yang diduga kuat karena terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).

Aulia Rahma (11) putri pertama pasangan Kohar Fandi dan Sari warga Jalan Khamami Farial Mega, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, itu meninggal dunia menurut paman korban setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Abdul Moloek Bandar Lampung, Senin (3/2/2020).

Idhmasyah paman korban, mengungkapkan Aulia mengalami panas tinggi sejak Kamis (30/1/2020) lalu, dan dibawa berobat ke Puskemas di daerahnya. Selang dua hari kemudian, kondisi korban belum membaik sehingga keluarga membawa Aulia ke RSU Maria Regina Kotabumi, untuk menjalani berobat jalan. Namun pada hari Minggu (2/2/2020), kondisi Aulia kian memburuk dan dibawa ke RSU Ryacudu Kotabumi. Lalu oleh pihak RSU Ryacudu dianjurkan untuk dirujuk ke RSU Abdul Moloek Bandar Lampung. Tidak lebih dari 24 jam, korban menghembuskan nafas terkahir karena kondisinya terus memburuk.

“Ketika di RSU Abdul Moloek kondisi terus memburuk, dia (Aulia) sampai mengeluarkan darah dari hidung dan dubur,” kata Idhamsyah.

Kepastian korban terkena DBD itu menurutnya, berdasarkan hasil laboratorium pihak Rumah Sakit yang menyatakan Aulia positif terswrang DBD. Aulia mengembuskan napas terakhirnya karena kondisinya kian buruk setelah menjalani perawatan selama sehari di RSUD Abdul Moloek Bandar Lampung.

Pihak keluarga dan masyadakat Lampung Utara berharap Dinas Kesehatan dan instansibterkait bisa lebih tanggap dalam menangai perubahan cuaca yang dipastikan setiap tahun itu akan menimbilkan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti. 

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Lampung Utara menyatakan setelah dilakukan pengecekan di sekitar lokasi tempat tinggal korban kondisinya memang sedikit kumuh. 

“Kepastiannya ini yang masih kita lakukan pemeriksana. Karena DBD ini bisa saja digigit dari daerah lain, dan kita akan segera melakukan pemberian paksin di daerah sekitar korban,” kata Maya Metissa, Kadiskes setempat.

Sebelumnya, kata dia telah dilakukan imbauan baik melalui petugas puskesmas dan pihak pemerintah desa atau keluarahan agar bersama-sama melakukan bersih-bersih menyikapi instruksi pimpinan sebagaimana disampaikan Pj Sekda Lampung Utara untuk ASN bisa aktif memberikan imbauan kepada masyarakat sebelum musim penghujan tiba beberapa waktu lalu tersebut.

“Pengasapan sudah dimulai sejak awal bahkan pertama kali kita lakukan di daerah sungkai, dan di daerah perkotaan,” ujarnya. 

Penulis : Budi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here