Beranda Tulang Bawang Barat Akses Dua Kabupaten Terputus Warga Minta Pemprov Teruskan Rigit Betton

Akses Dua Kabupaten Terputus Warga Minta Pemprov Teruskan Rigit Betton

15
0

Panaragan – Ruas Jalan Provinsi Lampung Penghubung Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Tiyuh Panaragan dan Kabupaten Way Kanan SP 5 Kembali Terputus.

Solusi penanggulangan banjir yang menjadi langganan tetap setiap tahun ditempat tersebut, nampaknya belum bisa dituntaskan oleh pemerintah provinsi pada tahun anggaran 2019.

Pasalnya, dari tahun ke tahun, proyek bernilai miliaran rupiah yang dibangun di ruas jalan penghubung tiyuh Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah menuju desa Tegal Mukti Kecamatan Negeri Besar belum tampak memberikan solusi penanggulangan banjir.saat curah hujan tinggi setiap tahunya akses jalan tersebut akan terputus.

Penelusuran awak media pada Februari 2019, Pemerintah Daerah Tubaba telah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk dilakukan penimbunan, tatapi pembangunan yang diberikan berupa rigit beton sepanjang kurang lebih 500 meter belum menyentuh titik banjir diruas jalan tersebut.

” Tahun 2019 sudah diusulkan ke Pemerintah Provinsi Lampung, alhamdulillah rigit beton bisa terbangun meski belum sampai pada titik banjir, dan tahun 2020 ini sudah kita usulkan kembali agar segera dilakukan perbaikan.” kata Bahruddin Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Tubaba.

Bahar juga berharap, pada tahun 2020 pembangunan rigit beton dapat dilanjutkan kembali sehingga banjir tahunan yang meredam akses jalan menuju Kecamatan Negeri Besar bisa teratasi.

” Kita berharap Pemprov Lampung harus segera membuat saluran air yang besar atau jembatan box dan juga melakukan penimbunan pada titik banjir, hal itu untuk pembangunan ruas jalan provinsi di Panaragan menjadi perhatian pemerintah daerah Tubaba, meski itu kewenangan pemerintah provinsi Lampung. Ujarnya

Zulkarnain Djafar salah seorang warga panaragan pengguna jalan mengatakan, banjir langganan setiap musim hujan tiba tersebut berdampak pada terhambatnya aktivitas warga yang mayoritas memiliki usah perkebunan diwilayah seberang tiyuh panaragan.

” Curah hujan yang tinggi dan mengakibatkan banjir ini, mengganggu aktivitas warga yang melintas di ruas jalan provinsi di Panaragan,kita akui ada pembangunan dari provinsi Lampung yang diperuntukkan untuk ruas jalan tersebut.ucapnya

Ditambahkanya pada tahun 2019 setelah pak Bupati Tubaba turun meninjau ruas jalan tersebut Pemprov Lampung telah membangun rigit beton sepanjang 500 meter dan kami berharap ada penambahan volume pembangunan di tahun berikutnya.tuturnya

Masih dalam waktu yang sama zaibun mantan kepalo tiyuh panaragan mengungkapkan, Ruas jalan yang banjir itu memerlukan dua unit jambatan box dan telah beberapakali di ajukan melalui Musrenbang di kabupaten serta mengajukan proposal usulan pembangunan secara langsung.

” Sebagai masarakat Tiyuh Panaragan, tentu kami sangat mengharapkan di tahun 2020 ini rigit beton di lanjut kan sampai nyambung dengan pembangunan pada tahun 2017 lalu. Jika pembangunan dilanjutkan insyaallah pada tahun 2021 banjir akan teratasi.tutupnya

Penulis : Zul/1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here